Selasa, 20 November 2012

MANUSIA DAN PANDANGAN HIDUP



Setiap manusia mempunyai pandangan hidup. Pandangan hidup itu bersifat kodrati karena ia menentukan masa depan seseorang. Pandangan hidup artinya pendapat atau pertimbangan yang dijadikan pegangan, pedoman, arahan, petunjuk hidup di dunia. Pendapat atau pertimbangan itu merupakan hasil pemikiran manusia berdasarkan pengalaman sejarah menurut waktu dan tempat hidupnya. Dengan demikian pandangan hidup itu bukanlah timbul seketika atau dalam waktu yang singkat saja, melainkan melalui proses waktu yang lama dan terus menerus, sehingga hasil pemikiran itu dapat diuji kenyataannya. Hasil pemikiran itu dapat diterima oleh akal, sehingga diakui kebenarannya. Atas dasar itu manusia menerima hasil pemikiran itu sebagai pegangan, pedoman, arahan, atau petunjuk yang disebut pandangan hidup.

Pandangan hidup berdasarkan asalnya yaitu terdiri dari 3 macam :
  1. Pandangan hidup yang berasal dari agama yaitu pandangan hidup yang mutlak kebenarannya
  2. Pandangan hidup yang berupa ideologi yang disesuaikan dengan kebudayaan dan norma yang terdapat pada suatu Negara
  3. Pandangan hidup hasil renungan yaitu pandangan hidup yang relatif kebenarannya
Pandangan hidup pada dasarnya mempunyai unsure-unsur yaitu :
  1.      Cita-cita
  2.      Kebajikan
  3.      Usaha
  4.      Keyakinan atau kepercayaan

Keempat unsur ini merupakan salah satu rangkaian kesatuan yang tidak dapat dipisahkan, karena diantara unsur-unsur tersebut saling berhubungan. Cita-cita adalah keinginan seseorang yang ingin dicapai dengan usaha atau perjuangan. Tujuan yang ingin dicapai tersebut adalah kebajikan, dimana segala hal yang baik membuat manusia hidup makmur, tenteram, bahagia dan damai. Usaha atau perjuangan adalah kerja keras yang dilandasi oleh keyakinan atau kepercayaan. Keyakinan atau kepercayaan adalah kemampuan yang diukur oleh akal, kemampuan jasmani, dan kepercayaan Tuhan.

Langkah-langkah dalam berpandangan hidup yang baik : 

  1.   Mengenal
Mengenal adalah tahap pertama bagi manusia dalam suatu aktivitasnya dalam hal mengenal apa itu pandangan hidup.
  2.   Mengerti
Tahap kedua dalam pandangan hidup yaitu mengerti. Mengerti disini dimaksudkan yaitu mengerti terhadap pandangan tersebut. Contoh didalam Negara kita berpandangan hidup pada Pancasila, maka dalam pandangan hidup tersebut hendaknya kita mengerti apa itu Pancasila, bagaimana mengatur kehidupan bernegara, dan kita sebagai warga Negara haru mengamalkan isi sila dari Pancasila tersebut didalam kehidupan sehari-hari.
  3.   Menghayati
Tahap ketiga dalam pandangan hidup yaitu menghayati. Mengahayati pandangan hidup yaitu memperoleh suatu gambaran yang tepat dan benar mengenai pandangan itu sendiri. Menghayati disini yaitu menghayati suatu nilai-nilai yang terkandung didalam pandangan hidup tersebut secara luas dan dalam.
  4.   Meyakini
Tahap keempat dalam pandangan hidup yaitu meyakini. Meyakini pandangan hidup yang telah kita hayati itu. Meyakini adalah suatu hal yang cenderung memperoleh suatu kepastian sehingga dapat mencapai suatu tujuan hidupnya.
  5.   Mengabdi
Tahap kelima dalam pandangan hidup yaitu mengabdi. Pengabdian adalah suatu hal yang penting dalam menghayati dan meyakini sesuatu yang telah dibenarkan dan diterima oleh dirinya. Dengan mengabdi kita merasakan manfaatnya. Dan manfaat tersebut dapat terwujud di masa hidup dan atau sesudah meninggal yaitu dalam akhirat.
  6.   Mengamankan
Tahap keenam dalam pandangan hidup yaitu mengamankan. Dalam tahap terakhir ini merupakan tahap terberat dalam pandangan hidup tersebut. Karena dalam tahap ini membutuhkan iman yang teguh dan kebenaran demi terciptanya pandangan hidup yang selalu tegak di kehidupan manusia.

Jadi setiap manusia harus memiliki pandangan hidupnya masing-masing. Pandangan hidup itu adalah SEBUAH PILIHAN. Dan dimana pilihan tersebut akan membawa kita ke jalan yang baik atau jalan yang buruk.

“LIFE IS A CHOICE, CHOICE IS WAY TO DO IT” 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar